Showing posts with label Filosofi. Show all posts
Showing posts with label Filosofi. Show all posts

Materi Mempunyai Makna


Kita melihat di dunia ini semuanya adalah materi, tetapi kita tidak pernah memikirkan apa yang terdapat di balik itu. Kalau kita mau berpikir mendalam, kita akan menemukan bahwa semua materi apapun itu di dunia ini mempunyai arti/maksud tertentu. Misalnya kita ambil contoh yang mudah terlihat, ekosistem. Apa itu ekosistem, ekosistem adalah sistem-sistem yang bekerja di alam. Seperti hubungan rantai makanan. Ini kalau kita lihat berdasarkan maknanya bahwa jika salah satu rantai makanan ini hilang, maka ekosistem tidak akan berjalan dengan baik, bahkan sekalipun tidak akan bekerja sama sekali. Jadi setiap bagian dalam ekosistem

Manusia Hidup Karena Nafsu


Dalam keseharian apa saja yang kita lakukan ? banyak hal yang kita lakukan, tetapi coba kita lihat misalnya dari pagi kita bangun tidur, makan, sekolah, nonton tv, internetan, bekerja. Itu semua adalah pekerjaan yang umum dilakukan semua manusia di dunia ini. Tapi kita coba lihat lebih mendalam, apa arti semua itu. Dalam hal ini makan, minum adalah nafsu, nonton tv, bermain juga nafsu, bahkan kita bekerja juga nafsu. Bekerja adalah mencari uang, sedangkan mencari uang adalah untuk kebutuhan sehari hari untuk makan, pakaian, membeli alat-alat elektronik dan lain sebagainya. Kita ambil salah satu contoh nafsu makan, dalam satu nafsu ini telah menimbulkan banyak sekali kerepotan. Kita lihat kita makan nasi, nasi dihasilkan dari padi yang ditanam oleh para petani, kemudian dalam prosesnya kemudian di panen, kemudian dilepaskan dari tangkainya hingga tersisa gabah, kemudian diproses lagi hingga jadi beras, masih belum selesai kemudian dimasak hingga jadilah makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Dalam proses tersebut telah membuat banyak kerepotan manusia, dan sekaligus menghasilkan pekerjaan bagi orang lain. Dari proses-proses tersebut ada banyak kelompok orang yang berperan dalam setiap proses, dari petani, buruh tani, pemanen padi, distributor gabah, selep gabah, penjual beras, restoran, koki, adalah kerepotan yang dihasilkan dari nafsu makan kita ini. Makan kita menggunakan piring, sendok, garpu. Sedangkan kita tidak bisa membuat piring, sendok dan garpu sendiri, sehingga orang lain telah membuatnya di perusahaan-perusahaan untuk mecukupi kebutuhan kita ini. Dalam perusahaan tersebut telah bekerja ribuan orang. Dalam hal ini pekerjaan dan nafsu adalah berkaitan sangat erat, kita tidak bisa meninggalkan salah satunya. Begitupun untuk nafsu-nafsu yang lainnya karena memang manusia hidup di dunia ini adalah punya nafsu, jika nafsu hilang, maka semua pekerjaan yang ada sekarang kita kenal ini juga takkan ada.